Farcry primal adalah game baru yg dirilis oleh Ubissoft Untuk platform PS4, Xbox One dan PC, game yg bersetting di dunia purba ini memiliki grafis yg sangat memukau serta gameplay yg sangat asik, mari kisa simak reviewnya berikut ini
Sangat berbeda, itulah dua kata yang terlintas ketika saya pertama kali melihat trailer Far Cry Primal. Saya sendiri bermain game ini sejak seri kedua, dan hingga seri keempat atau Far Cry 4, pemain selalu diajak untuk bertualang di suatu wilayah yang ada di dunia nyata. Far Cry Primal justru mengajak pemain mundur ke zaman prasejarah atau purbakala, saat manusia masih identik dengan kehidupan berburu dan mengumpulkan makanan.
Far Cry Primal mengisahkan Oros, sebuah dunia fantasi purbakala yang tidak berbeda dengan kehidupan alam liar zaman prasejarah. Artinya, kehidupan manusia pada saat itu sangatlah keras.
Far Cry Primal mengisahkan Oros, sebuah dunia fantasi purbakala yang tidak berbeda dengan kehidupan alam liar zaman prasejarah. Artinya, kehidupan manusia pada saat itu sangatlah keras.
Takkar si protagonis adalah seorang perantau dari suku Wenja. Saat tiba di Oros, ia menemukan bahwa semua orang dari sukunya telah berpencar karena kerasnya hidup. Ia pun memiliki tugas untuk membangun desa Wenja di Oros, di saat yang sama harus berhadapan dengan dua suku lainnya yang sudah lama hidup di sana. Ya, terdapat 3 suku yang berseteru dalam Far Cry Primal, dan dari segi kemampuan sekaligus perawakan, Wenja adalah suku yang paling lemah.
Berbicara mengenai penokohan karakter, Far Cry Primal berhasil menghadirkan suasana purbakala dengan bahasa manusia yang sesuai. Bahasa prasejarah ini memang Ubisoft ciptakan agar suasana game semakin hidup, sehingga Anda tidak akan mungkin memainkan game ini tanpa melihat subtitle.
Berbicara mengenai penokohan karakter, Far Cry Primal berhasil menghadirkan suasana purbakala dengan bahasa manusia yang sesuai. Bahasa prasejarah ini memang Ubisoft ciptakan agar suasana game semakin hidup, sehingga Anda tidak akan mungkin memainkan game ini tanpa melihat subtitle.
_-_Screenshot_(Tame).jpg)
Tidak hanya dari bahasa, gaya karakter dalam Far Cry Primal juga sangat sesuai dengan zamannya. Gaya bicara yang terbatas dan belum memiliki gramatika, ditambah gaya hidup yang penuh dengan ritual, adalah sebagian dari karakteristik Far Cry Primal.
Hidup di zaman purbakala memang sangat keras. Lingkungan alam liar dalam Far Cry Primal selalu bisa membuat pemainnya berdebar-debar. Pasalnya, dunia prasejarah ini memang penuh dengan hewan buas, sebut saja Sabertooth, Mammoth, dan serigala purbakala dengan ukuran yang besar. Saya seringkali menemukan macan tutul yang sibuk makan, tiba-tiba mengalihkan perhatiannya ke saya.
Hidup di zaman purbakala memang sangat keras. Lingkungan alam liar dalam Far Cry Primal selalu bisa membuat pemainnya berdebar-debar. Pasalnya, dunia prasejarah ini memang penuh dengan hewan buas, sebut saja Sabertooth, Mammoth, dan serigala purbakala dengan ukuran yang besar. Saya seringkali menemukan macan tutul yang sibuk makan, tiba-tiba mengalihkan perhatiannya ke saya.

Saat itu, saya memiliki 2 pilihan: berlari atau mengalahkan hewan ini. Pemain tidak bisa selalu menang ketika berhadapan dengan hewan buas. Berlari menyelamatkan diri selalu menjadi pilihan terbaik. Suasana kehidupan di Oros semakin menegangkan ketika malam hari. Beberapa hewan buas memiliki daya melihat yang lebih tajam, dan bisa mendeteksi keberadaan Anda dari jarak yang lebih jauh. Serigala liar menjadi hewan yang suka menyerang secara berkelompok di malam hari.
Namun, pemain juga memiliki kemampuan khusus yang bisa menjinakkan beberapa hewan buas ini. Tak heran jika Takkar juga disebut sebagai Beast Master di Oros. Mulai dari macan tutul, sabertooth, sampai beruang berukuran sangat besar bisa menjadi sekutu terkuat Anda jika berhasil dijinakkan.
Namun, pemain juga memiliki kemampuan khusus yang bisa menjinakkan beberapa hewan buas ini. Tak heran jika Takkar juga disebut sebagai Beast Master di Oros. Mulai dari macan tutul, sabertooth, sampai beruang berukuran sangat besar bisa menjadi sekutu terkuat Anda jika berhasil dijinakkan.
Pemain sebenarnya memiliki senjata, tetapi pada zaman ini memang pilihannya cukup terbatas. Tongkat pemukul, panah, dan tombak adalah tiga senjata utama, dengan beberapa pilihan senjata pelengkap seperti serpihan batu yang diasah dan semacam bom kecil yang memakai kendi dari tanah liat. Setiap senjata ini bisa ditingkatkan kemampuannya, dan tiga senjata utama yang tadi disebutkan tersedia lebih dari satu macam, kecuali tombak. Pemain juga bisa meningkatkan skill Takkar dengan membuka beberapa kemampuan dari mengunmpulkan experience point, termasuk memperkuat insting berburunya.
Kekurangan yang saya temui pada Far Cry Primal adalah peta permainan yang tidak berbeda dengan dua seri sebelumnya, Far Cry 3 dan Far Cry 4. Dua seri ini mengangkat wilayah dataran tinggi yang juga penuh dengan hutan, sementara Far Cry Primal menawarkan lingkungan permainan yang penuh dengan hutan dan sungai.
Kekurangan yang saya temui pada Far Cry Primal adalah peta permainan yang tidak berbeda dengan dua seri sebelumnya, Far Cry 3 dan Far Cry 4. Dua seri ini mengangkat wilayah dataran tinggi yang juga penuh dengan hutan, sementara Far Cry Primal menawarkan lingkungan permainan yang penuh dengan hutan dan sungai.
Beberapa kemiripan objek lingkungan memang membuat dunia Far Cry Primal mudah dikenali. Namun, bagi saya ini adalah suatu kekurangan karena seharusnya, Far Cry Primal menawarkan dunia yang sangat berbeda.
Beragam misi sampingan akan muncul sepanjang permainan. Sama seperti seri lainnya, Far Cry Primal menawarkan segudang misi smapingan yang bisa meningkatkan experience point, atau menambah warga Wenja. Namun, misi sampingan ini sangat repetitif, membuat saya harus memilih berdasarkan keuntungan apa yang didapat jika menyelesaikannya. Di sisi lain, beragam misi sampingan ini cocok untuk Anda yang tidak ingin buru-buru menamatkan Far Cry Primal.
Beragam misi sampingan akan muncul sepanjang permainan. Sama seperti seri lainnya, Far Cry Primal menawarkan segudang misi smapingan yang bisa meningkatkan experience point, atau menambah warga Wenja. Namun, misi sampingan ini sangat repetitif, membuat saya harus memilih berdasarkan keuntungan apa yang didapat jika menyelesaikannya. Di sisi lain, beragam misi sampingan ini cocok untuk Anda yang tidak ingin buru-buru menamatkan Far Cry Primal.
KESIMPULAN
Far cry primal tetap memberikan Grafis yg indah dengan gameplay yg cukup seru, dunia yg penuh dengan tantangan, Berburu dan Bertahan hidup, melawan banyaknya hewan buas, bertempur dan merangkai persenjataan, kelebihan yg dimiliki di far cry primal yg tidak dimiliki di game lain akan menjadi daya tarik tersendiri bagi game yg satu ini
GAMEPLAY
GAMEPLAY

wah, reviewnya bermanfaat banget gan, makasih ya jadi banyak info nih tentang games, sukses terus gan hehe
ReplyDeleteiya terima kasih telah berkunjung
Delete